RSS
Write some words about you and your blog here

Jomblo No More

Luna cewek tomboy yang belum pernah pacaran, benci setengah mati sama cowok bernama Ronan. Mulai dandanannya yang norak, gayanya yang sok tajir, sampai cara-cara konyol Ronan untuk mendapatkan perhatiannya. Sampai suatu ketika, tanpa Luna sadari , secara spontan ia ngedamprat abis-abisan cewek yang ngejelek-jelekin Ronan dihadapannya. Luna nggak ngerti dengan apa yang ia lakukan pada waktu itu. Ia bingung, kenapa ia malah ngebela cowok yang ia benci? Luna juga nggak bias ngejelasin, ketika ia sering salah memanggil nama Regina ( teman dekatnya) dengan nama Ronan. Luna nggak ngerti, kenapa cowok yang ia benci justru selalu hadir dalam mimpinya.
Suatu hari, saat hari Ulang Tahun Luna, Ronan memberi kejutan dengan tampil di cafe milik Ibu Luna. Ronan menyanyikan lagu kesukaan Luna. Dan untuk membuat Luna terkesan, Ronan membawakan sebuah lagu milik Dewa 19.
“ Aku bisa membuatmu……
Jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta………..
Kepadaku…..
Beri sedikit waktu…u…u…
Biar cinta dayang karna telah terbiasa……”
Secara nggak sadar Luna juga ikut terhanyut dalam irama lagu itu. Jantungnya berdebar-debar. Aliran darahnya berdesir sangat cepat saat mendengar suara Ronan bernyanyi. Lalu Ronan menyatakan cinta kepada Luna “ Gue sayang lo, lebih dari apapun yang gue punya. Gue sayang sama lo, lebih dari siapapun yang gue kenal “. Akhirnya Luna pun menerima pernyataan cinta dari Ronan dan merekapun menjadi sepasang kekasih yang saling melengkapi satu sama lain.

a. Judul buku : Jomblo No More
b. Nama penulis buku : Gari Rakai Sambu
c. Nama penerbit : Media Pressindo
d. Tempat penerbit : Yogyakarta
e. Tahun terbit : 2006
f. Jumlah halaman : 130 halaman
g. Kertas yang digunakan : Buram
h. Warna sampul : Hijau
i. Harga buku : Rp 20.000,00

Pengalamanku di sekolah yang baru


Pertama kali aku pindah dari SMA N Dander,ke SMA N 2 Bojonegoro, perasaanku senang sekali. Karena sejak dulu waktu masih duduk di bangku SMP N 1 Bojonegoro, aku sudah ingin sekali masuk Smadabo. Tetapi nilai atau danem yang kurang baik, sehingga aku masuk di SMA dander.

Pertama masuk di Smadabo, aku mengikuti PBB yang dilaksanakan selama 2 hari, yaitu hari Selasa dan Rabu. Dan hari Kamisnya, aku dan teman – teman lain yang juga baru pindah dikumpulkan di depan ruang kepala sekolah untuk pembagian kelas. Aku diberi tahu masuk di kelas XI IA4. Aku sangat senang Karena aku masuk ipa. Lalu aku diantar oleh salah satu guru ke Lab Fisika, karena waktu itu kelas IA4 sedang direnovasi sehingga dipindahkan sesaat di Lab Fisika. Aku pertama masuk kelas, saat itu ada Pak Imam (guru OR) yamg sedang memberi pengarahan kepada anak – anak IA4. Lalu aku masuk dan duduk di samping Tectona Lutfia Ridiastuti yang dulu adalah teman sekelas SMP dan SMA Dander. Aku tidak menyangka bisa sekelas lagi denagnnya. Setelah itu aku berkenalan dengan teman – teman yang duduk di belakangku, yaitu Ria Lestari, Widiyanti Kusuma, Virdhea, dan Wahyu Meita. Mereka sangant gokil. Teman-teman menyebut mereka dengan sebutan cempreng,karena mereka semua bersuara cempreng. Lama-lama aku mulai mengenal semua teman-teman satu kelasku, teman-teman baruku itu sangat asyik, baik, ramah, dan gampang kenal(tidak sombong), tetapi ada juga yang sedikit menjengkelkan. Dan aku juga mulai mengenal guru-guru yang mengajar kelas IA 4, ada yang lucu, baik, sabar, ramah, dan ada juga yang sedikit membosankan(hehehe :P).

Setelah kelas IA4 selesai di renovasi, aku dan teman-teman pindah di kelas XI IA4 yang berada tepat di samping kantin, jadi kalau lapar atau haus tidak usah jauh-jauh, tinggal jalan beberapa langkah sudah sampai kantin. Di kelas baru itu aku duduk dengan Zubzub, anaknya lucu,baik,enak di ajak ngobrol dan dia sangat menyukai hal-hal yang berbau Korea.

Kini aku mulai menjalani kegiatan belajarku dengan suka cita dan mencoba untuk menjalani semua ini dengan serius agar cita-cita ku dapat terwujud dan orang tuaku pasti bangga akan hal itu.